Tips Orang Tua Cegah Anak Kecanduan Judi Online

Judi online nyatanya tidak hanya dicandui oleh orang dewasa. Anak sekolah dasar (SD) pun kini telah terpengaruh. Dokter spesialis anak, dr Kurniawan Satria Denta, pun ungkap telah beberapa kali telah menangani kasus kecanduan judi online pada anak. Lantas, apa yang bisa dilakukan oleh orang tua untuk cegah candu judi online pada anak?

Dr Denta pun bagikan beberapa tips cegah anak alami kecanduan pada judi online. Pertama, anak yang belum cukup umur tidak diberikan handphone. "Belum cukup umur tidak diberikan handphone," ungkapnya saat ditemui di bilangan Jakarta, Sabtu (2/12/2023).

Begini Tips Sebagai Orang Tua Cegah Anak Kecanduan Main Judi Online Serambinews.com Tanda tanda Kecanduan Judi Online, Simak Tips Cara Mengatasinya VIDEO WAWANCARA EKSKLUSIF Cerita dr Kurniawan Satria Denta Tangani Anak anak Kecanduan Judi Online

Kecanduan Judi Online, Pelajar di Cianjur Rampok Minimarket Rumah Tangga Arzum Balli Anggota PPSU Hancur, Simak Tanda Kecanduan Judi Online & Tips Mengatasinya Cegah Penyebaran Judi Online, OJK Blokir 4000 Rekening Bank Bandar Judi Online

Tips Cegah Anak Terjangkit Demam Berdarah ala Dokter RS JIH Solo, Orang Tua Wajib Tahu! Berita Viral Ibu Polisikan Anak Kandung Karena Kecanduan Judi Online 3 Motor Digadaikan diMamajang Atau, jika orangtua sudah memberikan handphone pada anak, maka jangan dibiarkan begitu saja.

Orang tua perlu punya aturan, anak tidak boleh dibiarkan begitu saja menggunakan gawai. Perlu ada pengawasan, dan orang tua juga harus mengikuti perkembangan terkini. "Saya selalu bilang orang tua, kasih handphone pada anak, bikin perjanjian. Oke kasih handphone, tapi boleh awasi handphone kamu. Komunikasikan juga dan jangan sembunyi," kata dr Denta.

Saat ini ada beberapa aplikasi yang bisa memantau pergerakan anak pada gawai. "Kita bisa tahu anak melihat apa saja. Bahkan ada alatnya, misalnya anak itu melihat video aneh, nanti dikasih tahu, ada notifikasi," jelas dr Denta. Jika seandainya orang tua menemukan keanehan, maka bila diskusi dengan anak.

Ada proses interaksi dan komunikasi dengan anak. "Karena bagaimana pun juga anak secara psikis, masih gampang dipengaruhi," tutupnya. Artikel ini merupakan bagian dari

KG Media. Ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *