Kenali Obat-obatan yang Bisa Mengakibatkan Mata Kering

Tanpa kita sadari, ada obat-obatan yang jika dikonsumsi mempunyai efek samping berupa mata kering. Beberapa obat-obatan ini bahkan termasuk obat yang bisa dibeli secara bebas tanpa resep dokter serta untuk berbagai kondisi umum.

Sebelum membahas mengenai obat-obatan yang bisa mengakibatkan mata kering. Simak pengalaman saya mengenai mata kering dibawah ini.

Pengalaman Mengenai Mata Kering

Saat mengalami mata kering, untungnya saya segera menyadari gejalanya sejak awal. Pada saat itu aktivitas di kampus memang sedang banyak karena sudah memasuki semester akhir maka hampir setiap hari saya harus berhadapan dengan layar komputer di ruangan ber-AC untuk mengolah data penelitian tesis dan menulis paper ilmiah untuk konferensi.

Selain itu, kondisi udara kota yang tidak sehat juga memperburuk kesehatan mata. Mata saya terasa pegel, sepet, dan perih bahkan penglihatan menjadi buram dan tidak fokus, padahal pengolahan data yang harus saya kerjakan membutuhkan konsentrasi dan fokus yang tinggi.

Saat itu saya juga sedang mengkonsumsi obat jerawat, karena istirahat yang kurang membuat saya berjerawat parah. Alhasil saya memutuskan untuk mengkonsumsi obat jerawat. Setelah membaca artikel mengenai mata kering.

Ternyata selain terlalu lama menatap layar, mata kering juga bisa disebabkan oleh obat-obatan dan salah satunya obat jerawat seperti yang saya konsumsi saat ini.

Tidak mau hal itu terus mengganggu penglihatan saya, akhirnya saya membeli obat tetes mata pilihan saya sejak dulu yaitu Insto. Karena saya mengalami mata kering, maka saya membeli Insto Dry Eyes yang memang dikhususkan untuk mata kering. Untuk menambah pengetahuan Anda, berikut obat-obatan yang bisa mengakibatkan mata kering:

Apa Saja Obat-obatan yang Bisa Mengakibatkan Mata Kering?

Antihistamin

Menurut penelitian, antihistamin seperti fluticasone, loratadine, fexofenadine, cetirizine, dan diphenhydramine memblokir efek kimia histamin, yang mana ini diproduksi oleh tubuh untuk menyerang alergen.

Walaupun bisa meredakan reaksi alergi dan gejala pilek, namun antihistamin juga bisa berefek pada mata, seperti mengurangi lapisan film air mata yang akhirnya mengurangi kelembaban mata.

Dekongestan

Dekongestan dapat meredakan gejala pilek dan flu, rinitis alergi, dan sinusitis. Obat ini bekerja dengan cara mempersempit pembuluh darah di selaput hidung, yang mengurangi aliran darah ke jaringan hidung yang membengkak.

Hal ini bisa meredakan hidung tersumbat dan membuat bernapas menjadi lebih mudah. Obat seperti antihistamin, dekongestan menurunkan produksi air mata. Beberapa produk menggabungkan antihistamin dan dekongestan, maka efeknya semakin terasa.

Obat penurun tekanan darah

Obat penurun tekanan darah, seperti beta-blocker, berguna untuk mengurangi kekuatan kontraksi otot jantung, dan mengurangi kontraksi pembuluh darah. Namun obat ini diduga bisa menurunkan sensitivitas kornea. Jika itu terjadi, ini bisa meredam rangsangan kelenjar air mata untuk mengeluarkan air mata.

Obat jerawat

Isotretinoin terkadang diresepkan oleh dokter kulit untuk meresepkan jerawat yang parah dan berbekas, atau jerawat yang tidak merespons pengobatan lainnya. Obat ini mempunyai efek mengeringkan kelenjar minyak, diketahui mengakibatkan iritasi pada mata dan kelopak mata. Obat ini juga bisa menurunkan produksi dan sekresi lendir secara keseluruhan.

Insto Dry Eyes Solusi Mata Kering

Seperti yang sudah saya sampaikan diatas. Untuk mata kering, #InstoDryEyes #SolusiMataKering merupakan pilihan yang tepat. Obat tetes mata ini bisa digunakan untuk memberikan efek pelumas seperti air mata, mengatasi gejala mata kering, dan meringankan iritasi mata yang disebabkan oleh kekurangan produksi air mata.

Apabila mata kering tidak diatasi maka bisa menyebabkan kerusakan kornea bahkan bisa mengganggu penglihatan permanen. Oleh sebab itu, segera atasi dengan Insto Dry Eyes.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *