Jam Kerja Jadi Sebab Mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis Depresi, Berapa Lama Idealnya?

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) tanggapi laporan 3,3 persen atau 399 calon dokter spesialis di RS Vertikal yang mengalami depresi bahkan merasa lebih baik mengakhiri hidup. Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr Adib Khumaidi ungkap salah satu pemicu terbanyak depresi pada PPDS adalah persoalan jam kerja. Belum ada waktu ideal yang secara resmi ditetapkan pemerintah terkait batas 'working hours' para residen.

Lantas berapa waktu ideal yang sebaiknya diterapkan untuk peserta PPDS? Menurut Adib, di seluruh dunia rata rata mempunyai jam kerja maksimal 80 jam selama seminggu. "Kita sudah melakukan beberapa presentasi dan dengar pendapat dengan PPDS dan juga melakukan survei internal. Kami dapatkan di seluruh dunia itu rata rata diberikan working hours regulation maksimal 80 jam selama seminggu," ungkapnya pada konferensi pers virtual, Jumat (19/4/2024).

Jam Kerja Jadi Sebab Mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis Depresi, Berapa Lama Idealnya? Mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis Alami Depresi,JDN Sampaikan 3 Solusi Solusi Untuk Ribuan Mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis Banyak Alami Gejala Depresi

Profil Rahmijati Jahja Bakal Calon DPD RI Dapil Gorontalo di Pemilu 2024 Jam Kerja Jadi Salah Satu Pemicu Depresi Calon Dokter Spesialis, Ketua IDI: Regulasi Harus Dibuat Ribuan Mahasiswa Program Dokter Spesialis Alami Depresi Karena Tak Digaji? JDN Ungkap Fakta Ini

TERUNGKAP Fakta Ribuan Calon Dokter Spesialis Alami Depresi, Korban Perundungan saat Pendidikan Resmikan Program Pendidikan Dokter Spesialis Berbasis Rumah Sakit, Ini Harapan Jokowi Namun, memang penerapannya di Indonesia perlu menyesuaikan dengan kearifan lokal.

Terutama peserta PPDS bersifat magang, sehingga harus mencapai kompetisi tertentu sesuai yang diwajibkan program studinya. "Kalau belum tercapai tentu harus ada tambahan waktu. Tetapi memang working hours regulation harus disesuaikan," usul Adib. Karena jam kerja yang terlalu berat akan membuat lelah peserta PPDS. Rasa lelah ini bisa berpotensi membuat depresi bagi mahasiswa PPDS.

Di sisi lain, agar calon dokter bisa mencapai kompetensi tetap harus punya jam 'terbang' yang tinggi. "Menurut beberapa literatur dunia dikatakan 80 jam adalah titik temu yang manusiawi dan peserta PPDS mendapatkan kompetisi yang baik," tutupnya. Artikel ini merupakan bagian dari

KG Media. Ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *