Aman untuk Bumil, Susu Kental Manis Bukan Susu Biasa

Sejak tahun 1922, susu kental manis telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari ragam kuliner Tanah Air. Berkat cita rasa nikmat yang dimilikinya, produk bertekstur kental dan padat ini kerap diandalkan sebagai bahan pelengkap untuk menyempurnakan kelezatan berbagai hidangan. Namun, di balik manfaat susu kental manis tersebut, masih terdapat anggapan yang mengatakan bahwa susu kental manis bukan susu. Tak sedikit pihak yang meyakini bahwa susu kental manis sama sekali tidak mengandung susu, sehingga muncul keraguan di benak masyarakat untuk mengonsumsi bahan serbaguna ini, termasuk ibu hamil. Padahal, anggapan bahwa susu kental manis bukan susu sangatlah keliru. Perlu diketahui, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah menegaskan bahwa susu kental manis adalah produk yang mengandung susu dan tergolong dalam kategori susu.

Lebih lanjut, merujuk dari Codex Alimentarius Commission (CAC) dan Peraturan Kepala BPOM Nomor 21 Tahun 2016 tentang Kategori Pangan disebutkan bahwa susu kental manis adalah produk susu berbentuk cairan kental yang diperoleh dengan menghilangkan sebagian air dari campuran susu dan gula hingga mencapai tingkat kekentalan tertentu. Jika melihat proses pembuatannya, terbukti bahwa anggapan susu kental manis bukan susu itu kurang tepat. Susu kental manis terbuat dari susu sapi segar yang sebagian kandungan airnya diuapkan, lalu diberi tambahan gula hingga konsentrasinya mencapai 62 persen. Setelahnya, susu diuapkan menggunakan evaporator vakum dengan tekanan 47 mmHg dan suhu 51 derajat celcius hingga tingkat kekentalan mencapai 70 80 persen bahan kering dan kadar air tersisa 20 30 persen.

Dengan begitu, anggapan bahwa susu kental manis bukan susu kuranglah tepat, sehingga produk susu ini bisa dikonsumsi oleh siapa saja dan cocok dijadikan sebagai bahan serbaguna pelengkap hidangan. Aman untuk Bumil, Susu Kental Manis Bukan Susu Biasa Susu Kental Manis Bukan Susu? Simak Sejarahnya Yuk!

Benarkah Susu Kental Manis Bukan Susu? Ketahui Faktanya! Kaya Manfaat, Jangan Keliru Susu Kental Manis Bukan Susu! Masih Keliru Susu Kental Manis Bukan Susu? Cek Faktanya!

Bahaya Pemberian Susu Kental Manis pada Anak Anak, Bisa Picu Anemia Kardus Berisi Bayi Laki laki Ditemukan di Depan Rumah Warga, Ada juga Dot & Susu Kental Manis Seperti diketahui, dalam proses pembuatannya susu kental manis mengandung tinggi gula sehingga memiliki rasa yang manis. Karenanya, muncul pertanyaan bolehkah ibu hamil mengonsumsi susu kental manis? Jawabannya, tentu saja boleh.

Hal tersebut sesuai dengan pernyataan dr. Dyah Novita Anggraini dari KlikDokter yang menyebutkan bahwa ibu hamil boleh mengonsumsi susu kental manis asalkan tidak rutin dan tidak secara berlebihan. Dr. Dyah juga menyarankan agar ibu hamil hanya menggunakannya sebagai bahan pelengkap atau topping untuk membuat hidangan makin nikmat dan tidak diminum langsung dengan cara dilarutkan dengan air, yang mana hal ini sejalan dengan anjuran BPOM. Jadi, hindari untuk menyajikan produk susu bertekstur kental dan padat ini sebagai hidangan tunggal seperti susu, ya Bu!

Selain menambah kelezatan makanan dan minuman, ada berbagai manfaat susu kental manis yang bisa ibu hamil dapatkan, antara lain mengandung kalori (130 kkal per saset) yang dapat bantu penuhi kebutuhan energi harian. Meskipun begitu, ibu hamil juga tetap harus mengonsumsi makanan bergizi serta mengonsumsi susu khusus ibu hamil guna melengkapi nutrisi yang sesuai dengan kebutuhan, ya! Tak hanya itu, manfaat susu kental manis juga akan lebih optimal jika dibarengi dengan disiplin menjalankan gaya hidup sehat seperti rutin berolahraga.

Dikenal sebagai bahan serbaguna, susu kental manis memiliki rasa yang manis, gurih, dan nikmat sehingga membuat berbagai kreasi menu sarapan makin bercita lezat. Bukan rahasia lagi, mengonsumsi sarapan yang lezat dapat meningkatkan suasana hati sepanjang hari. Nah, agar pasokan energi tetap terjaga saat menjalani aktivitas sepanjang hari, ibu hamil bisa membuat beberapa menu sarapan dengan menambahkan produk susu ini ke dalamnya. Salah satu menu sarapan yang bisa dihidangkan adalah Bubur Sumsum. Berikut adalah beberapa kreasi resep bubur sumsum dengan topping atau campuran susu kental manis untuk sarapan yang aman dikonsumsi oleh ibu hamil.

300 ml air 70 gr tepung beras 50 ml susu kental manis 1/2 sdt garam 400 ml santan 1 lembar daun pandan 100 gr gula merah 150 ml air 150 ml susu kental manis 1 lembar daun pandan Larutkan air dengan susu kental manis Campur tepung beras, dengan santan, garam Tambahkan larutan susu Masak hingga mengental sambil diaduk Masak gula merah, pandan, dan air Tambahkan susu kental manis Sajikan bubur sumsum dengan saus gula merah

100 ml air 200 gr tepung beras 1/2 sdt garam 250 ml UHT 1 sdm susu kental manis 2 lembar daun pandan, ikat simpul 300 gr gula merah atau secukupnya 350 ml air 2 sdm susu kental manis 1 lembar daun pandan Masak air hingga mendidih, masukkan garam, susu kental manis, dan susu UHT, kemudian aduk rata Masukkan tepung beras, lalu aduk rata lagi agar tidak ada yang bergerindil Nyalakan api sedang dan masukkan daun pandan. Masak sambil diaduk terus hingga adonan mengental dan menjadi bubur sumsum. Setelah itu angkat Untuk bahan kuah gula, masak semua bahannya hingga mendidih Bubur sumsum tanpa santan dengan kuah gula merah siap disantap

200 gr tepung beras 800 ml santan 1/2 sdt garam 1/2 sdt susu kental manis 150 gr tepung ketan 1 sdm tepung beras 1 1/2 sdm larutan air kapur sirih 100 ml air (1) 450 ml air (2) 100 gr gula merah, iris tipis 2 lembar daun pandan, potong potong 1/2 sdt garam 1 sdm tepung beras, larutkan dalam sedikit air 200 ml santan kental tepung ketan 1/2 sdm garam 1 lembar daun pandan, potong potong

Larutkan tepung beras, santan, garam, dan daun pandan untuk membuat bubur sumsum. Masak sambil diaduk merata dan mendidih. Setelahnya, angkat dan sisihkan. Kemudian, olah bahan bahan membuat bubur candil. Caranya, campur tepung ketan, tepung beras, dan susu kental manis dengan air kapur sirih, tuang 100 ml air secara perlahan sambil diaduk. Setelah rata, bentuk adonan sebesar kelereng. Sisihkan Masukkan 450 ml air, gula, daun pandan, dan garam ke dalam panci. Masak hingga mendidih. Lalu, angkat dan saring, kemudian dimasak lagi hingga mendidih. Selanjutnya, masukkan bola bola candil ke dalam larutan gula, masak sampai mengapung Setelah itu, masukkan larutan tepung beras dan larutan tepung ketan sambil diaduk hingga kental. Setelah mengental, tuang bubur sumsum ke dalam mangkuk, tambahkan bubur candil di atasnya dan siram dengan saus santan. Nah, tiga resep di atas merupakan kreasi sarapan bubur sumsum yang menggunakan susu kental manis sebagai pelengkap hidangannya. Apakah bumil sudah memilih resep bubur sumsum mana yang akan dinikmati sebagai sarapan bersama keluarga? Oh iya, saat hendak membeli susu kental manis, pastikan bumil telah mengecek kondisi kemasan, informasi pada label, tanggal kedaluwarsa, dan izin edar produknya ya!

Artikel ini merupakan bagian dari KG Media. Ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *